نُبْذَةٌ عَنِ المَعْهَدِ

Profile Pondok Pesantren

Sejarah · Perkembangan · Pendidikan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Pondok Pesantren Islam Internasional Terpadu Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah

مَعْهَدُ الشِّفَاءِ وَالمَحْمُوْدِيَّة

Pesantren unggul & terpercaya dalam membangun generasi Muslim yang berakhlakul karimah, cerdas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

BAB I

PENDAHULUAN

المُقَدِّمَة

1. Latar Belakang

Agama Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Hanya dengan Islam, manusia bakal hidup selamat, bahagia dan mulia di dunia dan akhirat. RosuluLLOOH SAW bersama para Sahabat dan orang-orang yang beriman sesudahnya telah membuktikan bahwa hidup dengan cara Islam telah mampu mewujudkan pola kehidupan yang aman, damai dan sejahtera bagi ummat Islam pada khususnya dan umat manusia pada umumnya.

Ketika itu, umat Islam benar-benar telah menjadi poros kehidupan yang menakjubkan. Kesemuanya itu bisa terjadi karena RosuluLLOOH SAW bersama para Sahabat dan orang-orang yang beriman sesudahnya mampu menerapkan pola kehidupan yang diatur oleh syari'at Islam.

Bagaimana dengan umat Islam sekarang? Secara jujur tampaknya Era globalisasi yang menguat telah membawa dampak yang tidak hanya menggembirakan karena memberi sejumlah harapan, melainkan juga dampak negatif yang justru memprihatinkan. Pola ucap dan tingkah laku umat Islam saat ini banyak yang belum menampakkan keberhasilan internalisasi nilai-nilai Islam.

Pendirian Pesantren:
Berdasarkan pada hal di atas, pada tanggal 24 Jumadil Awwal 1421 H bertepatan dengan tanggal 24 Agustus 2000 M, secara formal dideklarasikan dihadapan publik oleh Abuya pada momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-alun Sumedang didirikannya Pondok Pesantren, Majlis Ta'lim dan Da'wah yang diberi nama Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah.

Pesantren ini berdiri di atas faham Ahlussunnah Wal Jama'ah dan menganut salah satu dari empat mazhab:

Mazhab Syafi'i
Mazhab Hanafi
Mazhab Maliki
Mazhab Hambali

2. Makna Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah

Menurut Abuya, penamaan Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah tujuannya supaya tempat tersebut menjadi tempat pengobatan kegelisahan ummat di tengah hiruk pikuknya kehidupan masa kini.

  • Asy-Syifaa (Obat Penyembuh): Diharapkan menjadi 'Rumah Sakit Bathin' bagi ummat yang memiliki penyakit ruhani, sehingga ummat bisa sampai pada ridho Allah SWT.
  • Wal Mahmuudiyyah (Dan Terpuji): Diambil atau disandarkan pada karuhun atau leluhur Abuya yakni Waliyulloh Mahmuud (Syekh Abdul Manaf) di Cipatik Cigondewah Bandung, sebagai bentuk tabarruk (mengambil berkah).

3. Tujuan, Asas, dan Sifat

a. Tujuan

  1. Menghidupkan Kembali Ilmu Agama
    Menghidupkan kembali ilmu-ilmu Agama (Ihya 'Ulumiddiin) dan Sunnah-sunnah Rasulullah SAW menuju terciptanya lebih banyak insan yang menjadi Ulama Rabbani dan hamba yang taqwa kepada Allah serta berakhlak mulia.
  2. Mencetak Lulusan Berkualitas Internasional
    Bagi para santri, diharapkan lulusannya sejajar dengan lulusan pesantren kelas dunia seperti di Tarim (Yaman), Mesir, Makkah, dan Madinah.

b. Asas

Asas Pesantren

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللَّهِ

Laa ilaaha illALLAAH MuhammadurrosuuluLLOOH

c. Sifat

Jama'ah / santri (ikhwannya) bersifat terbuka bagi setiap muslim, bersifat sukarela, tidak membedakan suku dan ras. Pesantren ini bukan organisasi sosial politik.

BAB II

Perkembangan Pembangunan Fisik

التَّطَوُّرُ المَادِّيّ

1. Pendirian Pondok Pesantren

Pondok Pesantren, Majlis Ta'lim dan Da'wah Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah awalnya didirikan oleh Ayahanda Abuya yakni Al-'Alim, Al-'Allamah K. H. Ahmad Toha Mustawi Al-'Arif Billah bin Al-'Alim, Al-'Allamah K. H. Muhammad Hasan Manafi Al-'Arif Billah. Pesantren ini mulai berdiri di Jl. Raya Soreang – Cipatik Km 8,6 Kampung Badaraksa Desa Jelegong Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.

Pondok Pesantren kemudian tumbuh dan berkembang dengan pesat dan berdiri cabangnya di:

  1. Lingkungan Pangaduan Heubeul RT 02 RW 11 Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.
  2. Jl. Lanjung No. 6 Tanjungsari (Samping Timur Puskesmas Kecamatan Tanjungsari) Kabupaten Sumedang.
  3. Kampung Rancakihiyang Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

2. Pengembangan Pondok Pesantren

Sehubungan dengan tuntutan kebutuhan, Abuya memandang bahwa Pondok Pesantren perlu dikembangkan menjadi lebih besar yang sekaligus menjadi pusat kegiatan. Setelah melalui proses pengkajian yang cukup panjang dan mendasar oleh Abuya termasuk melalui Shalat Istikhoroh yang sampai 3 tahun, maka dipilihlah lokasi di Kampung Simpang Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang.

Tanah seluas 2 hektar ini merupakan wakaf dari Bapak H. Munadi, ST. (Bapak H. Suwandi, ST.) dan Ibu Hj. Wiwi binti H. Oyod Samsudin.

Kondisi Awal:
Berdasarkan kajian kasat mata saat survei lapangan (21 Shafar 1431 H / 6 Februari 2010 M), lokasi ini sungguh cukup berat. Kondisi tanah tidak rata, berbukit kecil, dan berada di pinggir tebing.

3. Peletakan Batu Pertama

Mengawali pembangunan fisik pondok pesantren, dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Ulama Besar kelas internasional, yaitu Yang Mulia Al Alim Al 'Allaamah Adda'I IlALLAH Al Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz (Rektor Pusat Studi Islam Darul Musthofa Tarim Yaman) pada hari Selasa, 28 Muharram 1432 H (3 Januari 2011 M).

Dalam acara tersebut, beliau berharap pesantren ini menjadi 'Pabrik Ulama dan Wali Allah'. Ada bisyaroh yang menggembirakan saat itu, yaitu munculnya awan bertuliskan lafadz Allah yang disaksikan oleh para hadirin dan sempat dimuat media cetak lokal.

Sekilas Profile Al-Habib Umar

Sosok Al-Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz merupakan anugerah besar bagi muslimin saat ini. Beliau lahir di Tarim, 'Kota Seribu Wali', pada Senin, 4 Muharram 1388 H (27 Mei 1963 M). Nasab beliau bersambung langsung kepada Rasulullah SAW melalui jalur Sayyidina Husein r.a. Beliau mendirikan Pondok Pesantren Darul Mustafa di Tarim pada tahun 1993 M dengan tujuan mengajarkan ilmu secara talaqqi, menyucikan diri, dan berdakwah. Murid beliau tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

4. Bangunan Khas Daerah / Negara

Pencanangan pembangunan fisik dimulai dengan bahan bambu pada 16 Oktober 2011. Abuya berencana membuat bangunan pondokan santri dengan desain khas bangunan daerah atau khas negara masing-masing. Tujuannya agar santri merasa betah, sekaligus meningkatkan rasa persatuan bangsa dan internasional.

Salah satu yang unik adalah bangunan berbentuk Rumah Gadang (Minang). Konsep ini dipilih karena Abuya mencintai Padang dan bertabaruk kepada Syekh Yasin Al-Fadaani (Musnid Dunia).

Bangunan-bangunan ini berada di dataran tinggi, sehingga terlihat jelas dan unik dari kejauhan. Beberapa fasilitas yang telah dibangun meliputi Masjid, Gedung Multi Fungsi Raudhah (gaya Makkah-Madinah), gazebo (saung), asrama, hingga helipad.

5. Sumber Dana Pembangunan

Pondok Pesantren hampir sepenuhnya dibangun dengan dana dari Abuya, Jama'ah, dan simpatisan. Hal ini dipandang penting agar semua merasa memiliki dan mendapatkan pahala jariyah, serta menjaga keberkahan ilmu karena terhindar dari dana syubhat.

Dana dihimpun melalui infaq langsung, gelar sorban saat pengajian, Kotak Tabungan Masa Depan, dan transfer bank. Pihak pesantren tidak menerbitkan proposal pembangunan, namun menerima dukungan ikhlas berupa materi, tenaga, maupun doa.

Catatan: Satu-satunya bangunan pemerintah adalah RUSUNAWA (2013) dari Kementrian Perumahan Rakyat RI yang diterima dalam kondisi sudah jadi.

BAB III

Perkembangan Kepesantrenan

تَطَوُّرُ المَعْهَد

1. Pesantren Kelas Dunia

Dengan peletakan batu pertama yang monumental oleh Yang Mulia Al Habib Umar Bin Hafidz, Abuya berharap pesantren ini menjadi sarana untuk mencetak santri-santri dari seluruh penjuru dunia yang menjadi Ulama Rabbani.

Lulusannya diharapkan berkualitas internasional, sejajar dengan lulusan pesantren kelas dunia seperti di Tarim (Yaman), Mesir, Makkah, dan Madinah. Tujuannya adalah mendorong terwujudnya tatanan kehidupan global yang "Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafuur".

Sistem Terpadu

  • Integratif: Kesatuan peran orang tua, pesantren, dan masyarakat.
  • Materi: Paduan ilmu agama (Ulumuddin) dan ilmu umum (Science) untuk memperkokoh aqidah.
  • Holistik: Pengembangan Spiritual (Ruhiyyah), Intelektual (Akal), dan Keterampilan.
  • Metodologi: Transfer pengetahuan sekaligus transfer nilai (Uswah).

Makna Internasional

  • Pendidik: Lulusan pesantren bertaraf internasional (Yaman, Mesir, Makkah).
  • Santri: Diharapkan datang dari seluruh penjuru dunia.
  • Bahasa: Pengantar Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
  • Kualitas: Standar kompetensi lulusan sejajar dengan kiblat pendidikan Islam dunia.

Dalam upaya membangun pesantren bertaraf Internasional, Abuya telah mengirim tiga Mu'alim putra beliau ke Hadramaut Yaman pada 8 September 2017 M, yaitu: Mu'alim Muhammad Idris As-Syafi'i, Mu'alim Syarif Muhammad Al-Hasani, dan Mu'alim Muhammad Tsabit.

2. Aspek Legalitas

Badan Hukum Yayasan:

  • SK Kemenkumham RI No: AHU-46.AH.01.04. Tahun 2014
  • Pembaruan SK Kemenkumham No: AHU-AH.01.06-0002651 (2020)

Izin Operasional Pesantren:

  • Piagam Kemenag Kab. Sumedang No: 5321113001
  • SK Dirjen Pendis No: 5791

3. 9 Karakter Pribadi Muslim

Membentuk anak didik menjadi hamba Allah yang shaleh secara individual dan sosial.

سليم العقيدة
1. Salimul Aqidah
Aqidah yang bersih
صحيح العبادة
2. Shahihul Ibadah
Ibadah yang benar
متين الخلق
3. Matinul Khuluq
Akhlaq yang kokoh
قوي الجسم
4. Qawiyyul Jism
Jasmani yang kuat
مثقف الفكر
5. Mutsaqqoful Fikri
Intelek dalam berfikir
مجاهدة النفس
6. Mujahadatun Nafsi
Berjuang melawan hawa nafsu
حريص على الوقت
7. Harishun 'alal Waqti
Pandai menjaga waktu
قدير على الكسب
8. Qodirun 'alal Kasbi
Memiliki kemandirian
نافع لغيره
9. Naafi'un li Ghoirih
Bermanfaat bagi orang lain

4. Program Unggulan

A. Unggul dalam Mafahiim (Wawasan)

NoMata PelajaranFann / Arab
1Ilmu Tauhid / Ideologiفن التوحيد
2Ilmu Fiqihفن الفقه
3Ilmu Tasawwuf, Adab & Akhlaqفن التصوف والأداب والأخلاق
4Ilmu Ushul Fiqihفن اصول الفقه
5Ilmu Tajwidفن التجويد

B. Unggul dalam Tahfidz (Hafalan)

NoKitab / SuratNama Kitab (Arab)
1Tanwirul Qulubتنوير القلوب
2Jurumiyyah & Alfiyyahجرومية بالالفية
3Bab Tashrifباب التصريف
4Riyaadus Sholihinرياض الصالحين
5Safinah an-Najaسفينة النجا
6Juz 'Amma & Surat Pilihanجزء عم وسور مختارة

*Surat Pilihan: Al-Baqoroh, Ali-Imran, An-Nisa, Al-Maidah, Al-An'am, Al-Kahfi, Yaasin, Al-Waqi'ah, As-Sajdah, Ad-Dukhon, Al-Mulk, Juz 29.

C. Unggul dalam Amaliyyah (Realisasi)

  1. Sholat Berjama'ah Tiap Waktu
  2. Sholat Sunnah Rawatib
  3. Wirid Ba'da Sholat
  4. Sholat Dhuha
  5. Qiyamul Lail (Tahajud)
  6. Sholat Witir
  7. Ratib Imam Al-Haddad
  8. Ratib Imam Al-Atthos
  9. Do'a Sehari-hari
  10. Wirid Ijazah
  11. Praktek Wudlu & Sholat
  12. Praktek Pengurusan Jenazah

5. Perkembangan Santri

Pesantren memulai penerimaan santri baru pada tahun ajaran 1434 H / 2013 M dengan jumlah awal 35 santri. Alhamdulillah, pada tahun ajaran 1441 H / 2020 M, terjadi peningkatan yang sangat signifikan:

980
Santri Unggulan
400
Santri Khidmah
35
Santri Awal (2013)

Eksplorasi Lebih Lanjut

Jelajahi sisi lain dari pondok pesantren kami